6 mins read

Panduan Outward Remittance untuk Bisnis: Proses, Biaya, dan Dokumen

featured image outward remittance

Mekari Insight

  • Outward remittance adalah pengiriman dana dari Indonesia kepada penerima di luar negeri, termasuk untuk pembayaran supplier, vendor, jasa profesional, dan kebutuhan bisnis lainnya.
  • Finance perlu menyiapkan data beneficiary, informasi bank penerima, tujuan pembayaran, mata uang, dan dokumen yang sesuai sebelum transaksi diproses.
  • Biaya transfer dapat dipengaruhi oleh tarif layanan, bank yang terlibat, negara tujuan, mata uang, dan kurs yang digunakan.
  • Bank Indonesia menurunkan threshold dokumen pendukung Transfer Dana Keluar dalam valuta asing menjadi di atas ekuivalen US$25.000 sejak 1 Juli 2026.
  • Mekari Expense International Remittance membantu finance mengelola pembayaran internasional bersama proses pengeluaran bisnis.

Transaksi lintas negara semakin sering muncul dalam aktivitas bisnis, mulai dari pembayaran supplier luar negeri, jasa profesional, sampai kebutuhan operasional perusahaan. Bank Indonesia mencatat nilai Local Currency Transaction Indonesia mencapai US$11,7 miliar pada semester I 2025, naik dari US$4,702 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Bagi finance, pengiriman dana ke luar negeri membutuhkan pemeriksaan sebelum transaksi diproses. Data beneficiary harus tepat, tujuan pembayaran harus jelas, biaya transfer perlu dihitung, dan dokumen pendukung harus sesuai dengan transaksi.

Outward remittance merujuk pada pengiriman dana dari Indonesia ke penerima di luar negeri. Dalam bisnis, finance biasanya menggunakannya saat perusahaan perlu membayar supplier, vendor, jasa profesional, atau kebutuhan lain yang berada di luar Indonesia.

Apa Itu Outward Remittance?

Outward remittance adalah pengiriman dana dari Indonesia kepada penerima di luar negeri. Perusahaan dapat menggunakannya untuk membayar barang, jasa, subscription, royalti, atau kewajiban bisnis lain kepada pihak di negara berbeda.

Contohnya, perusahaan di Jakarta membeli jasa konsultan dari Singapura. Setelah invoice disetujui, finance mengirim pembayaran dari rekening perusahaan ke rekening konsultan tersebut. Transaksi dari Indonesia ke penerima di Singapura itulah yang disebut outward remittance.

Setiap pembayaran memiliki dasar transaksi yang perlu disiapkan finance. Untuk pembayaran barang atau jasa, commercial invoice dapat menjadi salah satu dokumen yang menunjukkan kewajiban perusahaan kepada supplier.

Bagaimana Proses Outward Remittance?

Finance biasanya mulai dari data penerima dan detail pembayaran. Kebutuhannya mengikuti bank, negara tujuan, mata uang, dan jenis transaksi.

  1. Finance menyiapkan data beneficiary, rekening penerima, bank tujuan, mata uang, nominal, dan tujuan pembayaran.
  2. Bank atau penyedia layanan memeriksa instruksi transfer dan dokumen yang diperlukan.
  3. Penyedia layanan mengirimkan dana melalui jaringan pembayaran yang sesuai.
  4. Bank koresponden dapat terlibat ketika jalur pembayaran membutuhkan perantara.
  5. Bank penerima memproses dana dan mengkreditkannya ke rekening beneficiary.

Kelengkapan data membantu finance mengurangi koreksi selama proses transfer. Kesalahan pada nama penerima, nomor rekening, atau kode bank dapat membuat pembayaran perlu diklarifikasi kembali.

Saat membayar supplier, finance perlu mencocokkan instruksi transfer dengan invoice dan kewajiban yang tercatat. Ini membantu tim memastikan pembayaran yang dikirim memang sesuai dengan transaksi yang disetujui.

Proses tersebut juga berkaitan dengan purchase invoice, terutama ketika finance perlu mencocokkan pembayaran dengan tagihan supplier dan kewajiban yang tercatat.

Informasi dan Dokumen yang Perlu Disiapkan

Sebelum mengirim dana, finance perlu menyiapkan beberapa data dasar transaksi.

Data beneficiary

  • Nama penerima
  • Nomor rekening atau IBAN jika berlaku
  • Nama dan alamat bank
  • SWIFT/BIC
  • Negara tujuan

Detail pembayaran

  • Nominal transaksi
  • Mata uang
  • Tujuan pembayaran
  • Nomor invoice atau referensi pembayaran

Dokumen pendukung

  • Invoice
  • Kontrak atau perjanjian terkait transaksi
  • Dokumen lain yang menunjukkan kewajiban pembayaran sesuai jenis transaksi

Dokumen yang dibutuhkan mengikuti tujuan transaksi dan ketentuan yang berlaku. Bank Indonesia mencantumkan beberapa contoh dokumen pendukung Transfer Dana Keluar valuta asing, termasuk tagihan dari penjual barang atau jasa di luar negeri, kontrak pinjaman, dokumen royalti, dokumen pembagian dividen, dan dokumen kepegawaian tertentu.

Kapan Dokumen Pendukung Dibutuhkan?

Bank Indonesia melalui PADG Nomor 13 Tahun 2026 menurunkan threshold kewajiban dokumen pendukung Transfer Dana Keluar dalam valuta asing dari nilai setara di atas US$50.000 menjadi di atas ekuivalen US$25.000. Ketentuan tersebut berlaku mulai 1 Juli 2026.

Finance perlu melihat nilai transaksi dan jenis pembayaran sebelum menyiapkan dokumen. Aturan juga mengatur kondisi tertentu yang memiliki ketentuan berbeda, sehingga perusahaan perlu mengikuti ketentuan BI serta prosedur penyedia layanan yang menangani transaksi.

Baca Juga: Apa Itu Account Payable dan Bagaimana Cara Mengelolanya?

Berapa Biaya Outward Remittance?

Total biaya transfer dipengaruhi oleh tarif layanan, biaya bank yang terlibat, dan kurs ketika perusahaan perlu menukar mata uang. Besarnya mengikuti penyedia layanan, mata uang, negara tujuan, dan jalur pembayaran.

Finance sebaiknya melihat biaya bersama nominal yang akhirnya diterima beneficiary. Perbedaan biaya dan kurs dapat memengaruhi jumlah dana yang diterima supplier.

Pembayaran juga perlu dicocokkan dengan term of payment yang disepakati bersama supplier. Jadwal pembayaran yang jelas membantu finance mengatur kebutuhan dana dan mengurangi risiko keterlambatan.

Berapa Lama Proses Outward Remittance?

Lama transfer bisa berbeda antar transaksi. Mata uang, negara tujuan, bank yang terlibat, jam operasional, pemeriksaan transaksi, dan kelengkapan data ikut menentukan kapan dana masuk.

Finance sebaiknya mengajukan pembayaran dengan ruang waktu yang cukup sebelum tanggal jatuh tempo. Supplier dapat menunggu dana masuk melalui beberapa tahap, terutama ketika transaksi melibatkan bank perantara atau pemeriksaan tambahan.

Outward Remittance vs Inward Remittance

AspekOutward RemittanceInward Remittance
Arah danaIndonesia ke luar negeriLuar negeri ke Indonesia
PengirimPerusahaan atau individu di IndonesiaPihak di luar negeri
PenerimaPihak di luar IndonesiaPerusahaan atau individu di Indonesia
Contoh bisnisMembayar supplier luar negeriMenerima pembayaran dari pelanggan luar negeri

Perbedaannya ada pada arah dana. Outward berarti uang dikirim ke luar negeri, sedangkan inward berarti dana masuk dari luar negeri.

Apa yang Perlu Diperhatikan Finance?

Saat pembayaran ke supplier luar negeri mulai rutin, pekerjaan finance ikut bertambah. Beneficiary, invoice, biaya, dan status transfer perlu mudah ditelusuri.

  • Pastikan data beneficiary sesuai. Nama penerima, rekening, bank, dan SWIFT/BIC perlu mengikuti informasi yang diberikan beneficiary.
  • Cocokkan tujuan pembayaran dengan dokumen. Invoice, kontrak, dan referensi pembayaran perlu menunjukkan kewajiban yang sama agar pemeriksaan transaksi berjalan lebih mudah.
  • Hitung biaya sampai dana diterima. Finance perlu memperhitungkan biaya transfer dan dampak nilai tukar ketika menyusun nilai pembayaran.
  • Catat status transaksi. Bukti transfer dan status pembayaran membantu finance mencocokkan transaksi dengan invoice dan kewajiban supplier.

Kalau pembayaran ke supplier luar negeri sudah rutin, finance dan procurement bisa mulai melihat supplier mana yang paling banyak menyerap pengeluaran. Vendor spend analysis bisa membantu membaca pola tersebut.

Untuk perusahaan yang menangani banyak supplier, proses procurement juga berkaitan dengan kualitas data vendor, dokumen pembelian, dan alur persetujuan sebelum pembayaran dilakukan.

Baca Juga: Purchasing: Alur dan Perannya dalam Kontrol Anggaran

Kelola Outward Remittance untuk Kebutuhan Bisnis

Satu transfer mungkin mudah ditangani. Pekerjaannya berubah ketika finance harus mengurus puluhan pembayaran ke supplier luar negeri dengan beneficiary, invoice, mata uang, dan biaya yang berbeda.

Saat supplier menanyakan status pembayaran atau nominal yang mereka terima berbeda, finance perlu bisa menelusuri transaksi dari dokumen awal sampai bukti transfer.

Mekari Expense International Remittance membantu perusahaan mengelola pembayaran internasional bersama proses pengeluaran bisnis. Finance dapat menjaga informasi transaksi tetap tercatat dan menghubungkannya dengan kebutuhan pembayaran perusahaan.

Untuk perusahaan yang rutin melakukan pembayaran ke luar negeri, outward remittance perlu berjalan bersama kontrol pengeluaran, dokumen, dan pencatatan transaksi. Mekari Expense membantu finance mengelola proses tersebut dalam satu alur.

WhatsApp Icon WhatsApp sales